Archive for Complain


10 milyar dolar = 1 dolar

Zimbabwe, baru saja memangkas mata uangnya sendiri sebesar 10 nol, so, 10 milyar dolar zimbabwe akan menjadi 1 dolar aja. Padahal tahun 2006 juga barusan aja mata uang mereka dipangkas 3 nol nya. Jadi inget ma peristiwa “Gunting Stafrudin” kita, yang juga pastinya membawa sengsara.

Penjajah lokal memang selalu lebih kejam!

Siang tadi, ga ada kerjaan, iseng iseng nginstall beberapa game di iphone. Install selesai, dan tiba-tiba mbak riny pun nelpon. Akibatnya, Iphone pung nge-hang.

Inilah salah satu kekurangan besar dari iphone, saat hang, tidak bisa direstart, tidak bisa dimatikan, dan bahkan, kita mau copot baterainya aja ga bisa. :( So, iphone hanya bisa dibiarkan terus menerus hang sampai baterai habis, berharap nanti setelah baterai habis dan mati, setelah idup bisa normal lagi.

Kenyataan jauh dari harapan, iphone ku yang telah mati kehabisan baterai, dan dicharge lagi, ternyata masih nge-hang lagi. Sekarang sudah kali ke 3 aku mengulangi hal tersebu, menunggu baterai habis, charge ulang, dan hang lagi :(
Ugh, masih bingung apa yang harus dilakukan sekarang.

Sebelum:
Bakmi kadin asli

Sesudah:
Bakmi kadin hasil jiplakan

Wooops, skandal buku “100 warung makan enak di jogja” belum kelar, Bu Pimred TrulyJogja menemukan lagi plagiat yang ga kira-kira. Lagi-lagi gak cuman 1 ato 2 artikel, buanyak banget. Coba yuks langsung kita tengok.

- Versi original TrulyJogja.com
Petualangan Kuliner Jamur di Jejamuran

- Versi jiplakan di KagakRibet.com
Tanpa menuliskan sumber, foto diambil dan dipotong copyrightnya. Content di jiplak, hasilnya:
Serba Jamur di Jejamuran

Masih ada lagi…

- Versi original TrulyJogja.com
Gudeg Geneng Mbah Marto, Persembunyian Mangut Lele

- Versi jiplakan di KagakRibet.com
Tanpa menuliskan sumber, foto diambil dan dipotong copyrightnya. Content di jiplak, hasilnya:
Mangut Lele Di Warung Gudeg Ngganeng

Lagi? masih banyak kok…
Bakmi Kadin:
http://trulyjogja.com/index.php?action=news.detail&cat_id=2&news_id=362
http://www.kagakribet.com/food.php?id=1iif6cq2lL37

Speechless dech… Sebegini biasakah plagiat di Indonesia?
Emang degh, KagakRibet.com emang kagak mau ribet,…..

Beberapa minggu yang lalu, saya dikabari beberapa temen, kalau ada yang bikin buku kuliner jogja, tapi kontentnya ambil tanpa ijin dari TrulyJogja.com .

Hmm, yah aku memaklumi, kalau hanya ambil satu dua, mungkin karena yang nulis mentok ga punya bahan.

Kemarin sore, crew IDwebhost ada yang kebetulan membeli buku tersebut, dan ternyata, upssss, buku yang dimaksud diatas tidak hanya mengambil satu dua artikel, tapi hampir keseluruhan buku tersebut mengambil dan merangkum dari TrulyJogja.com

Kaget minta ampunn, aku cek ricek lagi, benerann dehhh.,, keseluruhan buku hanya maen comot dan maksimal hanya merangkum dari TrulyJogja.com aja.

Banyak judul artikel yang sama persis, banyak beberapa kalimat yang tidak diubah sama sekali, dan bahkan yang lucunya, ada warung kuliner yang sudah ditutup, dibuku tersebut tetap diliput. Gilee bener, keliatan banget kalau yang ngaku penulis buku itu tanpa melakukan riset sama sekali.

Buku yang kumaksud ada disini:
http://delokomotif.com/product.php?nav=detail&id=11
100 warung makan enak di Jogja

Dan penerbitnya menempelkan blink “Best Seller” disampulnya. Halaman kedua dari buku, terpampang jelas bahwa buku tersebut sudah cetakan ketiga.

Penelurusan pada buku tersebut aku lanjutkan, dan aku tak menemukan satupun kata-kata trulyjogja. Ughhhh

Biaya pembuatan artikel trulyjogja tidak bisa dibilang murah, melibatkan banyak temen2ku, dan kami melakukan bener2 riset. Kami datang ketempat kuliner, mencoba tiap masakannya, kadang mewawancarai kokinya, dan semua dari duit pimred TrulyJogja. Jangan lupa, Pimred juga bersedia merogoh kocek pribadinya untuk membayar “gaji” kecil-kecilan untuk wartawan2nya.

Kesedihanku segera aku bagi dengan pimred Trulyjogja, dan ternyata beliau sudah mengkontak via email ke penulisnya. Menceritakan tentang macem2 masalah buku tersebut, mengapa tidak minta ijin dan sebagainya. Dan, dengan penuh kelembutan bu Pimred mengatakan, bahwa sebenarnya TrulyJogja orangnya nyantai, dan membuka segala bentuk kerjasama.

Taukah apa jawaban dari penulisnya????
“Terimakasih atas sarannya”
Andai saja dia bilang begitu didepanku, pasti reflek tanganku akan menamparnya.

Buat Wanda Djatmiko & M. Solahudin, yang mengaku sebagai penulis buku, yang didalam profile nya mengaku bekerja keras untuk menulis buku tersebut, yang aku yakin tahu benar apa itu etika menulis, mohon segera menghubungiku atau pimred TrulyJogja.com .

Mungkin plagiatisme ginian mulai marak di negri kita yang katanya baru “bangkit” ini, cosa aranda juga mengalami hal yang kurang lebihnya sama
http://www.cosaaranda.com/copy-paste-masal.htm

Baru tadi malem denger info tentang leptop murah, Asus eee PC dan zyrex anoa . (*telat banget info nya yah?*)

Awalnya tertarik dengan Asus eee PC yang harganya 3-4 jutaan, layar kecil, ringan, wifi, bentuk & warna lucu, dll dsb. Cuman, hardisk cuman 2 sampai 4 GB, gila boo.. kecil banget, trus mau buat apa.

zyrex laptop murahTrus, coba liat-liat zyrex anoa, harga 3 jutaan, baguss, hmmm… tapi spec agak kurang.

Ternyata zyrex meluncurkan zyrex Ubud, ini untuk kalangan profesional, harga 4 jutaan, RAM 1 GB, hardisk 40an GB, wifi, dll dsb.
Wah cocok banget, dibanding kemaren beli komp dekstop harganya 4,3jt , mending buat leptop aja sekalian mulai “Cinta Ploduk Ploduk Endonesa”.

.
..

Barusan, hunting-hunting yang jual zyrex ubud, browsing2 ga nemu. Terpaksa, telpon ke zyrex nya langsung. Apa hasilnya ????

mbaknya: “Baru press release aja pak, barangnya belum ada. Mau mulai pemasaran perdana pertengahan maret.”

aku: “Kalau indent aja dl bisa? ”

mbaknya: “belum bisa pak, barangnya belum ada pak”

“Siyal dech”…. Gembar gembor dulu, masalah barang ada belom urusan belakangan.

Ga jadi beli deh..

Terkait:
(“Zyrex Pun Rilis Laptop Rp 3 Jutaan“, detikinet.com)

Akhir-akhir ini kemacetan dijakarta bener-bener makin menggila. Mungkin gara-gara pembangunan busway, pembangunan gorong2 kabel-kabel ga jelas, hujan, dan yang jelas emang bertambahnya jumlah mobil/motor.

Busway
Tapi, tampaknya si gubernur baru jakarta ini hanya mengambil jalan singkatnya aja, masak sekarang mobil pribadi diperbolehkan masuk ke jalur busway. Jadinya, sekarang bahkan naik busway pun juga ga luput dari jebakan macet yang bahkan lebih parah daripada yang diluar jalur busway.

Hmm, busway kan bertujuan untuk mengurangi pengguna kendaraan pribadi, biar orang2 tuh lebih seneng naik angkutan umum yang nyaman, cepat dan murah, daripada naik kendaraan pribadi yang mahal plus macet. Kalau caranya gini (busway macet :red), ya jadinya orang-orang makin seneng aja make kendaraan pribadi, sehingga stagnasi transportasi ga perlu ditunggu lagi, bener-bener dah di depan mata.

Kalau jalanan makin macet, dan gubernur diprotes sana sini, janganlah ambil jalan pintas dengan memasukkan mobil pribadi ke jalur busway. Tapi bikin dong konsep jangka panjang yang lebih bener, misalnya, armada busway ditambah, feeder nya ditambah, jalurnya ditambah, monorail, subway, dan macem-macem transportasi masal diseriusin. Untuk penanganan jangka pendek, bisa dengan mempercepat pembangunan jalur buswaynya, jangan malahan pas libur lebaran, pembangunan jalurnya juga ikut libur.

No Busway, No way
Kadang aku masih ga habis pikir, mengapa masih banyak yang protes dengan adanya busway. Dan aku yakin, sebagian besar mereka adalah orang-orang yang mampu membeli mobil, sehingga jalan jadi lebih macet dari sebelum adanya busway. Solusi paling penting untuk menghabisi kemacetan adalah dengan transportasi masal, dan salah satunya adalah busway itu. Akan jauh lebih bagus lagi kalau semacam MRT nya di singapore (kereta api dalam kota) juga diterapkan disini, dimana dalam sekali angkut bisa ribuan orang.

Transportasi masal disini bukan hanya berarti menyediakannya saja, tapi juga membuatnya layak untuk dipilih dibanding dengan kendaraan pribadi. Misalnya dengan membuat jalur khusus seperti busway, dengan membuat kenyamanan yang bener-bener nyaman, murah atau dengan menaikkan pajak kendaraan pribadi hingga harga selangit. Jika sebagaian besar warga sudah memilih kendaraan umum, maka macet bisa terkikis habis.

10 menit = 1,5 jam
Sebelum ada kebijakan jalur busway bebas untuk umum, dari kantor ke mampang itu cuman butuh 10 menit dengan busway, tapi sekarang dibutuhkan waktu 1,5 jam. Gileee…

“Salah sendiri di jakarta”
Itu komentar salah satu temenku yang juga tinggal di jakarta, saat aku ceritain kejadian aku terjebak macet di busway. Hmm bener juga, ngapain jg di jakarta, tapi dalam hati aku yakin dia bilang gitu karena dia terpaksa tinggal dijakarta dan terjebak dengan semua ini dan tidak punya pilihan lain selain menjebakkan diri di jakarta.

 

RecentComments

    • ## Peluang Bisnis ##: artikelnya oke bos. jangan lupa berkunjung ke blogku ...
    • ## phery ##: kritik untuk saya apa?...
    • ## NN ##: hahahahhahaaaa..biar gt "TAHAN BANTING" jg kan diem dstu,non...
    • ## Retno dewi ##: makasih pak, tipsnya. bikin kita jadi semangat dan mudah-mud...
    • ## Jojo ##: iya nihhh...mungkin semuanya harus tanggung jawab...traktiri...
    • ## Jojo ##: Jiplak menehhh...
    • ## phery ##: asik asik dapet tip dari pelaku bisnis online terkemuka di I...