kritik

Lezatnya Kritik dalam Bisnis

Bangsa timur sering mudah sakit hati dengan kritik dan saran, tapi jika ingin sukses berbisnis online, kritik harus dijadikan menu paling lezat tiap sarapan, yummy!!

Dengan kritik, bisa diketahui siapakah diri kita dimata customer, lubang-lubang kekurangan bisa dijadikan andalan dimasa depan.

Apa yang harus dilakukan ?

  • Buka saluran kritik selebar mungkin
    Sediakan saluran kritik semudah dan sebanyak mungkin, sms, phone, email, chat, facebook dll.
  • Pancing kritik
    Pancing semua customer maupun customer untuk memberikan kritik. Ingat, kita sangat membutuhkan kelezatan kritikan tersebut. Berbagai kreasi untuk memancing kritik bisa diciptakan, misalnya setiap satu kritik mendapat hadiah boneka bola, setiap satu kritik mendapatkan bonus 10%, dan sebagainya.
  • Emergency Level
    Pastikan setiap kritik dianggap sebagai gawat darurat, dan harus segera diselesaikan, at all cost! Jangan tunggu sampai besok untuk memfollow-up setiap kritik.
  • Jawaban jelas, tanpa basa-basi
    Berikan jawaban yang jelas, dan jika memang menjanjikan perubahan, benar-benar lakukan perubahan.
  • Top Level
    Berikan kepastian bahwa kritik yang disampaikan, langsung akan sampai ke level manajemen, dan langsung mendapatkan keputusan “level tinggi”.

Jika kritik sudah terasa lezat dilidah kita, perbaikan bisnis akan menjadi otomatis.

Selamat menyantap!

9 comments on “Lezatnya Kritik dalam Bisnis

  1. Orang yg mau Maju & Sukses harus mau di Kritik.
    Tp sayangnya, orang2 kita maunya mengkritik tapi tidak mau dikritik………Mangkanya sulit untuk Maju & Sukses.

    Ayooo Kita Mengkritik Website Ini…..Itu Bayi Ko di Cemplungin Ampe Nangis Gitu Sich (hehehehe…)

  2. Pengin tukeran link, tapi kok kayknya g ada:D
    But its ok, heheh

    Kritik, hmmm…ya dengan dikritik orang lain berarti kita tau apa yang harus diperbaiki:)

  3. Salut buat Bos Ogi.. Mau melihat dari sisi lain dari sebuah kritik.

    Tapi faktanya, bendera bendera yang sudah besar, yang sudah di kritik, tetep aja seperti itu(red: tidak melakukan movement). Dengan dalih, sudah melakukan jalan yang terbaik, pilihan para pengguna etc etc…

    Ya ga ? Ya ga ?

  4. wah namanya sama :D

    pertanyaanya: kok IDWebhost yang dipajang? hehehe

    Kadang sih malahan seseorang kalo udah sukses males dengerin kritik. jadi gmana ya? pikirannya kolot gitu..

    Salam bro.

Leave a Reply to Afif Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>