Investasi Personal dan Perusahaan

Nilai inflasi di Indonesia sekitar 12% per tahun. Awamnya, itu berarti, jika sekarang kita memiliki 10 juta rupiah, maka 1 tahun lagi, nilai uang kita akan tinggal sekitar 8,8 juta. Atau, kalau sebelumnya 10 juta bisa buat beli 10 ton beras, maka setahun lagi uang kita hanya akan dapat untuk membeli 8,8 ton beras.

Hal itu berarti, jika kita tidak berusaha memproteksi kekayaan kita dengan berinvestasi, maka kekayaan kita akan terus menerus tergerus inflasi, dan lambat laun akan habis. …. ngerii….

Monster Inflasi
Jangan Beri Makan Monster Inflasi

Jangan salah persepsi, investasi bukan hanya untuk orang kaya, orang biasa seperti kita, karyawan, wiraswasta, ibu rumah tangga, dan pensiunan pun juga harus berinvestasi. Sekecil apapun, kita harus menyisihkan penghasilan dan kekayaan untuk berinvestasi, sehingga kita membantu diri sendiri dikehidupan yang akan datang, cieehh…
Bahkan perusahaan pun juga sebaiknya berinvestasi, karena justru perusahaan yang menyimpan dana dalam jumlah besarlah yang paling dirugikan oleh cepatnya gerbong laju inflasi.

Kemudian, investasi melalui apa yang tepat? itu pertanyaan yang selalu ditanyakan.

Tabungan
Tabungan konvensional di Indonesia, bunganya rata-rata sekitar 3,5% per tahun. Jika dibandingkan dengan nilai inflasi tahunan, berarti kalau kita menabung di bank, uang kita tetap akan tergerus oleh inflasi sebesar 8,5%, belum termasuk pajak bunga yang juga lumayan gede. So, letakkan sedikit saja uang di tabungan, hanya untuk kebutuhan operasional atau untuk keadaan “dharurot”. Jangan pernah berinvestasi ke tabungan, dengan berharap pada bunga yang didapatkan.

Deposito
Bunga deposito sekitar 6% per tahun, secara kasar, jika dihitung-hitung tetap saja uang akan tergerus oleh inflasi. Deposito hanya menyelamatkan 1/2 dari bahaya inflasi. So, taruh sebagian saja uang kita di deposito, untuk kebutuhan darurat, jangan untuk investasi.
Tanpa tendensi, aku menyarankan menggunakan internet banking mandiri untuk “berdeposito”, mengapa?
karena, di mandiri, kita bisa buat rekening deposito secara online, dan bisa menarik dana deposito juga secara online. Jadi ga perlu repot-repot ngantri di bank hanya untuk mendepositokan 1 juta rupiah :D .
Deposito ada yang berjangka waktu 1 bulan, 3 bulan, sampai yang tahunan. Bagusnya, kalau untuk jaga-jaga dalam keadaan darurat, gunakan yang jangka waktu 1 bulan, karena saat kita membutuhkan penarikan dana, ga akan nunggu terlalu lama, lagian besaran bunga antara 1 dan 3 bulan ga selisih jauh.

Reksadana
Reksadana adalah berinvestasi melalui perusahaan manager investasi. Kita tinggal daftar diperusahaan reksadana, dan tinggal masukkan aja dana yang akan kita investasikan. Mengenai keuntungan investasinya, reksadana sangat bervariasi, tergantung dari tipe reksadananya. Ada yang beresiko rendah, ada yang sedang, dan ada yang tinggi. Tentu, semakin tinggi resiko, semakin tinggi keuntungannya. Seberapa menguntungkankah berinvestasi di reksadana? cari-cari sendiri yah infonya, karena agak susah diterangkan satu-satu.

Emas
Salah satu investasi yang sekarang naik daun adalah investasi emas. Investasi emas itu ya sederhana aja, uang tabungan kita, kita belikan emas kemudian disimpen. Harga emas hampir selalu konstan naik dari waktu kewaktu, hampir mengikuti harga minyak mentah. Sehingga emas aman untuk berinvestasi, karena kita ga bakalan merugi. Berikut grafik harga emas 5 tahun terakhir:

grafik harga emas 5 tahun terakhir

http://www.kitco.com/charts/popup/au1825nyb.html

5 tahun yang lalu harga emas 400 USD per ounce, sekarang harganya sudah 950USD perounce.

Emas apa yang harus dibeli?
Dimana membeli emas yang murah?
Bagaimana cara menyimpan emas yang aman?
Apa untung ruginya investasi emas?

yah, karena udah ngantuk, tunggu postingan berikutnya mengenai investasi emas :p

21 comments on “Investasi Personal dan Perusahaan

  1. mengenai deposito or tabungan , klo aq ada referensi..
    jangan yg ada ATM na :p biar aman.. hehe..

    di BMT misalna :p

    klo utk invest emas-e piye?

    ditunggu infonya,,.,

    ( sambil harap2 dpt kelonggaran rizki utk di invest kesana :p )

  2. Wah akhir nya abang ku nongol juga:D kalau aku mah yg cuma tukang kuli inpestasi nya di celengan ayam ayam an aja. Itu pun kalau ada sisa an duit abis makan.

  3. Tanah juga termasuk investasi aman kan? Karena jumlahnya tidak pernah bertambah. Dan pada kenyataannya juga pasti selalu naik nilainya. Apalagi kalau ada pembangunan daerah disitu.

    Masalahnya buat beli tanah, di daerah pelosok saja minimal punya duit 10jt-an.. :( Berat..

    1. Tanah termasuk invest yg bagus, katanya rata2 keuntungannya hampir sama dengan emas. Cuman invest tanah mahal banget modalnya. Untuk pasangan muda sih paling cocok invest tanah dg cara kpr.

  4. Pingback: Investasi Emas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>