<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.2.1" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Donggala, Empat Puluh Derita, Satunya Tangis</title>
	<link>http://o.gi.web.id/archives/15/donggala-empat-puluh-derita-satunya-tangis/</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<pubDate>Thu, 09 Feb 2012 07:05:26 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.2.1</generator>

	<item>
		<title>By: Tezar</title>
		<link>http://o.gi.web.id/archives/15/donggala-empat-puluh-derita-satunya-tangis/#comment-1480</link>
		<author>Tezar</author>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2008 14:29:35 +0000</pubDate>
		<guid>http://o.gi.web.id/archives/15/donggala-empat-puluh-derita-satunya-tangis/#comment-1480</guid>
		<description>To.IbenkK!!

BLh LaHH!
Gmn KLw  di Setiap Luar PalUu Kita BUat PErsatuuan Mahasiswa"y!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><p>To.IbenkK!!</p>
<p>BLh LaHH!<br />
Gmn KLw  di Setiap Luar PalUu Kita BUat PErsatuuan Mahasiswa&#8221;y!</p>
</p><p>[<a href="javascript:void(0)" onclick="movecfm(1480);">reply this comment</a>]</p>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ibenk</title>
		<link>http://o.gi.web.id/archives/15/donggala-empat-puluh-derita-satunya-tangis/#comment-776</link>
		<author>ibenk</author>
		<pubDate>Sat, 03 May 2008 19:14:20 +0000</pubDate>
		<guid>http://o.gi.web.id/archives/15/donggala-empat-puluh-derita-satunya-tangis/#comment-776</guid>
		<description>saya juga org palu tp lagi kul di makassar
bisa nggak juga ikut gabung ???</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya juga org palu tp lagi kul di makassar<br />
bisa nggak juga ikut gabung ???</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: wholesale ipod</title>
		<link>http://o.gi.web.id/archives/15/donggala-empat-puluh-derita-satunya-tangis/#comment-317</link>
		<author>wholesale ipod</author>
		<pubDate>Fri, 07 Dec 2007 03:46:41 +0000</pubDate>
		<guid>http://o.gi.web.id/archives/15/donggala-empat-puluh-derita-satunya-tangis/#comment-317</guid>
		<description>I think so</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><p>I think so</p>
</p><p>[<a href="javascript:void(0)" onclick="movecfm(317);">reply this comment</a>]</p>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: kemal</title>
		<link>http://o.gi.web.id/archives/15/donggala-empat-puluh-derita-satunya-tangis/#comment-270</link>
		<author>kemal</author>
		<pubDate>Mon, 29 Oct 2007 05:20:07 +0000</pubDate>
		<guid>http://o.gi.web.id/archives/15/donggala-empat-puluh-derita-satunya-tangis/#comment-270</guid>
		<description>Aku rindu Donggala dengan Fosil-fosil manusianya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><p>Aku rindu Donggala dengan Fosil-fosil manusianya.</p>
</p><p>[<a href="javascript:void(0)" onclick="movecfm(270);">reply this comment</a>]</p>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Amar</title>
		<link>http://o.gi.web.id/archives/15/donggala-empat-puluh-derita-satunya-tangis/#comment-194</link>
		<author>Amar</author>
		<pubDate>Tue, 07 Aug 2007 07:50:46 +0000</pubDate>
		<guid>http://o.gi.web.id/archives/15/donggala-empat-puluh-derita-satunya-tangis/#comment-194</guid>
		<description>Sulteng dan sekitarnya.. wilayah yang berada tepat digaris khatulistiwa. menurut Ibn Khaldun, seorang sosiolog terkenal dalam buku Muqoddimahnya menulis bahwa, Orang yang tinggal di wilayah yang cuacanya panas cenderung terbelakang pendidikannya dan mudah bersikap emosional. Tapi jika didengarkan alunan musik syahdu atau puisi hati akan sangat tersentuh. Coba lihat saudara-saudara di Ambon, Papua dll. menurut saya tampilan luar mereka itu memang terlihat ganas, tapi dont judge someone by the cover.. hati mereka itu lebih tersentuh dan jujur mengespresikan persaaan. Seorang Jerman pernah berkata: Jangan lupa ketika menghadapi manusia, mereka bukan saja mahkluk yang punya akal dan emosi, tapi juga punya hati.

Saya, Amar, senang berkenalan dengan ekspresi jujur keadaan Palu yang mengharukan. Pembangunan masih sangat minim. Saat ini saya sedang membina teman-teman dari Sulteng yang tergabung dalam Persatuan Pejajar &#38; Mahasiswa Sulteng-Jakarta (PERMASTA), bertujuan menyiapkan SDM yang berasal dari sekolah dan universitas di pusat pemerintahan. Kalau jalan-jalan ke Palu lagi ente tidak usah sungkan singgah ke rumah ana di Jl. Kijang IX No. 16 D. Tanya aja nama Amar. Kalau nggak ada yang kenal pas ente nanya, berarti dia orang baru di situ.

satu lagi.. kalau punya teman-teman Sulteng ajak gabung di PERMASTA, supaya kita bisa bangun Indonesia yang hampir punah ini. di 021-99234901/081384980119.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><p>Sulteng dan sekitarnya.. wilayah yang berada tepat digaris khatulistiwa. menurut Ibn Khaldun, seorang sosiolog terkenal dalam buku Muqoddimahnya menulis bahwa, Orang yang tinggal di wilayah yang cuacanya panas cenderung terbelakang pendidikannya dan mudah bersikap emosional. Tapi jika didengarkan alunan musik syahdu atau puisi hati akan sangat tersentuh. Coba lihat saudara-saudara di Ambon, Papua dll. menurut saya tampilan luar mereka itu memang terlihat ganas, tapi dont judge someone by the cover.. hati mereka itu lebih tersentuh dan jujur mengespresikan persaaan. Seorang Jerman pernah berkata: Jangan lupa ketika menghadapi manusia, mereka bukan saja mahkluk yang punya akal dan emosi, tapi juga punya hati.</p>
<p>Saya, Amar, senang berkenalan dengan ekspresi jujur keadaan Palu yang mengharukan. Pembangunan masih sangat minim. Saat ini saya sedang membina teman-teman dari Sulteng yang tergabung dalam Persatuan Pejajar &amp; Mahasiswa Sulteng-Jakarta (PERMASTA), bertujuan menyiapkan SDM yang berasal dari sekolah dan universitas di pusat pemerintahan. Kalau jalan-jalan ke Palu lagi ente tidak usah sungkan singgah ke rumah ana di Jl. Kijang IX No. 16 D. Tanya aja nama Amar. Kalau nggak ada yang kenal pas ente nanya, berarti dia orang baru di situ.</p>
<p>satu lagi.. kalau punya teman-teman Sulteng ajak gabung di PERMASTA, supaya kita bisa bangun Indonesia yang hampir punah ini. di 021-99234901/081384980119.</p>
</p><p>[<a href="javascript:void(0)" onclick="movecfm(194);">reply this comment</a>]</p>]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: X2</title>
		<link>http://o.gi.web.id/archives/15/donggala-empat-puluh-derita-satunya-tangis/#comment-99</link>
		<author>X2</author>
		<pubDate>Sun, 18 Feb 2007 15:13:49 +0000</pubDate>
		<guid>http://o.gi.web.id/archives/15/donggala-empat-puluh-derita-satunya-tangis/#comment-99</guid>
		<description>ya begitulah gambaran sulawesi tengah, anda beruntung masih diajak jaln2 ke donggala aja, jlo ke daerah laen gimana komentarx ya??? pasti lebih apes,,,&lt;br /&gt;
sy asli dari palu(donggala) mudah2an orang palu/donggala nyadar diri beginilah situasi yang sebenarnya. trims</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p><p>ya begitulah gambaran sulawesi tengah, anda beruntung masih diajak jaln2 ke donggala aja, jlo ke daerah laen gimana komentarx ya??? pasti lebih apes,,,<br />
sy asli dari palu(donggala) mudah2an orang palu/donggala nyadar diri beginilah situasi yang sebenarnya. trims</p>
</p><p>[<a href="javascript:void(0)" onclick="movecfm(99);">reply this comment</a>]</p>]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

