TIPS Cara Hemat Cetak Pas Foto Digital

17 June 2008

Irit cetak Foto? hal simpel yang kadang tak terpikirkan sebelumnya. Berikut uraian dari temen kuliah:

di era fotografi digital saat ini, jika kita akan mencetak pas foto, maka satuan yg biasanya digunakan adalah per set.

adapun satu set artinya adalah:
8 buah foto ukuran 2×3 , atau
6 buah foto ukuran 3×4 , atau
4 buah foto ukuran 4×6.

ide ini sebenarnya adalah dari adik saya, kemudian saya hanya membantu proses nya saja.

intinya adalah, jika kita akan mencetak pas foto, jangan memberikan file foto asli kemudian meminta cetak pas foto, karena dengan begini, anda akan dikenai harga cetak pas foto yaitu per satu set.

ide dari adik saya adalah dengan menyusun file foto asli tersebut, menjadi sekumpulan foto, yang total ukurannya adalah 5R, kemudian dicetak sebagai foto 5R (ukuran 5R = 127mm x 178mm).

kenapa dipilih ukuran 5R? karena ukuran ini setelah saya coba2, ternyata cukup flexsibel untuk menyusun foto2 ukuran 2×3, 3×4, atau 4×6. lagipula, jika kita mencetak dengan ukuran R yg lebih besar, jumlah pas foto yg akan kita dapatkan akan terlalu banyak & mungkin tidak terpakai.

namun jika anda tertarik untuk menyusun pas foto menjadi foto ukuran R lainnya, silahkan mencoba sendiri, diperhitungkan sesuai kebutuhan , ukuran & harga tentunya. jangan lupa, anda harus tau terlebih dahulu ukuran sekian R itu = panjang x lebar nya berapa mm.

awalnya, file foto asli kita sesuaikan ukurannya dulu menjadi ukuran pas foto yg kita inginkan (sesuaikan dengan ukuran pas foto yg sudah jadi pada umumnya)

ternyata ukuran pas foto 3×4 dan 4×6 memang benar2 berukuran 3cmx4cm dan 4cmx6cm, hanya saja, ukuran itu ternyata sudah termasuk garis putih yg di tepi foto.

jadi kita buat foto tersebut menjadi 2.8×3.8cm dan 3.8x 5.8cm terlebih dahulu, kemudian tambahkan garis tepi keliling warna putih, selebar 1 mm. garis putih ini nantinya juga sebagai jarak saat penyusunan foto dan mempermudah pemotongan.

kemudian susunlah foto tersebut ke dalam satu file foto berukuran 5R, yaitu 127 x 178 mm. maka anda akan mendapatkan 8 foto ukuran 4×6, atau 16 foto ukuran 3×4. silahkan dicoba2 mengenai orientasi susunannya (panjang & lebar nya, carilah orientasi yg bisa paling banyak menyusun foto)

foto disusun tanpa jarak satu dengan yg lain nya (garis putih di tepi foto nantinya akan memberikan efek jarak antar foto dengan sendiri nya, sehingga jarak antar foto “seolah-olah” menjadi 2 mm).

sedangkan untuk ukuran 2×3, ternyata ukuran sebenarnya adalah 2.2cmx3.2cm (termasuk garis putihnya), maka sebelumnya kita buat dulu file asli menjadi ukuran 2cmx3cm, kemudian tambahkan garis putih selebar 1 mm mengelilingi foto. susunlah seperti cara menyusun foto 3×4 dan 4×6 diatas.

masalahnya, ukuran 2×3 ternyata jika disusun menjadi foto berukuran 5R ternyata hanya bisa terdiri atas 25 foto (5 baris x 5 kolom), itupun jika anda mengubah orientasi susunan nya anda justru hanya akan mendapatkan 24 foto (3 baris x 8 kolom, itupun sangan mepet pada sisi panjang nya). maka carilah yg paling efektif & murah, bisa dicoba juga untuk menyusun ukuran 2×3 menjadi ukuran 4R saja misalnya.

setelah foto tersusun rapi, susunan tersebut harus digeser ke area tengah dari file foto ukuran 5R, biarkan sisa area kosong di tepi file ukuran 5R terbagi rata di kiri-kanan-atas-bawah

jangan lupa, selain mengatur ukuran foto (panjang x lebar) anda juga harus mengatur resolusi foto menjadi 300 dpi.

setelah itu, kita tinggal mencetak nya sebagai foto ukuran 5R (atau ukuran lain sesuai hasil perhitungan & penyusunan anda). minta lah untuk dicetak dengan kertas jenis dof/matte.

harga yang saya gunakan sebagai referensi adalah harga dari Artha Digital, yaitu Rp 4.000,00 (empat ribu rupiah) untuk cetak pas foto per satu set nya.

sedangkan harga cetak foto ukuran 5R adalah Rp 1.750,00 (seribu tujuh ratus lima puluh rupiah) per lembarnya. dengan jumlah pas foto yg kita dapat sesuai dengan perhitungan diatas.

akan lebih murah lagi jika file untuk pas foto nya juga anda buat sendiri, jadi tidak perlu berfoto di studio foto.

MAU?


(by Aryo W, ElektroNoceng)

13 Comments

  1. ick says:

    lebih murah kalau ndak bikin photo… :lol:

    *nice tips

  2. zee says:

    Tips berhemat yg bagus. Tp akan lbh hemat lg klo dibuat dlm bentuk komik, jd semua foto dlm 1 lbr kertas foto doang. Hemat kan?

  3. Arif says:

    Ya ya … jaman sekarang memang perlu berhemat untuk mensiasati beban hidup yang semakin berat …..

  4. Ajay says:

    Ceilah potografer anyar nih :D boleh tuh bang 0gi tips nya . Tar mau aku coba :D

  5. doc_wong says:

    Lebih murah lagi kalo beberapa teman kongsian untuk bikin di satu lembaran

  6. memble says:

    ahh jadi begitu yakk triknya

  7. lindaleenk says:

    hehehe..gimana klo mas ogi bikinin foto q ke bentuk 5 R nya…ngga mudeng caranya :D :D

  8. chodirin says:

    kalo mending print sendiri aja. pasti lebih hemat :)

  9. andi says:

    bwakakakakak….

    bisa merusak rejeki orang nih…
    itung-itung amal lah gi…
    kecuali kalo nyuci foto wedding mungkin bisa di coba ngiritnya…. hahahahha tapi ribet :P

  10. Reifand says:

    Setuju, Mas.. Saya juga sering melakukan tips ini untuk berhemat ria.. Photo juga dilakukan sendiri di rumah dan edit sendiri pake photoshop.

  11. salim says:

    mas.mau tanya nih kok ketika saya membuat pas poto ukurannya menjadi berkurang 1 cm.yang mau saya tanyakan bagaimana supaya ukurannya pas karena saya menggunakan crop
    tool

  12. imam says:

    makasih banget nieh bang postingannya, sedikit membantu buatku yang baru kenal jeprat-jepret.

    salam silaturrahmi…..
    http://goooo.blogdetik.com/

  13. Donita says:

    Terima kasih tipsnya.

Leave a Comment