Klasifikasi Manusia
Di dunia yang “agak fana” ini, klasifikasi manusia berdasar ras atau fisik sudah semakin kurang relevan. Menurut “Profesor Ogi”, klasifikasi berdasar maksud dan tujuan atau bahasa pemerintahnya visi dan misi lebih relevan.
Manusia bisa berwarna item, putih, coklat atau kuning. Tapi perwujuduan manusia pada hakikatnya sangat dikendalikan oleh apa yang ada di otak dan hati nya, apa yang menjadi tujuannya.
Misalnya, seorang manager, kerja disuatu perusahaan. Perusahaan itu bikin tender project untuk dikerjakan developer. Dan manager itu bertanggung jawab supaya project itu berjalan dengan lancar. (Klasifikasi resmi dari manager adalah agen pernjamin kesuksesan project).
Kenyataannya berkebalikan, karena manager tersebut tidak mendapatkan “jatah sogokan”, jadinya dia malah mempersulit developer untuk mengerjakan proyek itu. Jadi, tujuan manager bukan untuk suksesnya project, tapi untuk mendapatkan uang “jatah”. Tujuan yang beda itu membuat manager sanget berbeda dengan klasifikasi awalnya yang merupakan agen penjamin kesuksesan, tapi berubah klasifikasi menjadi agen penjegal project.










Ajay said
am February 21 2008 @ 12:29 pm
Yah begitulah manusia.! Nelakuin Apa aja Asal jadi duit. Gak peduli perushaan bang krut yang penting perut.
[reply this comment]
oggix reply on 24 February 2008:
setuju bung!
pandi merdeka reply on 26 February 2008:
berarti kalo bos bos yang perutnya gendut itu .. nggak perduli kalo perusahaannya bangkrut ya xixixixi
sofyan said
am February 21 2008 @ 9:27 pm
Bos ogix masuk kategori mana nih?
[reply this comment]
oggix reply on 24 February 2008:
kategori bagi2 jatah aja deh (jatah pa ga tau)
suket said
am February 21 2008 @ 11:22 pm
wahiihih… semakin tinggi jabatan seseorang memang banyak kepentingan (pribadi) dibalik sebuah jabatan tersebut
[reply this comment]
oggix reply on 24 February 2008:
masak siiiy
thea said
am February 22 2008 @ 7:58 am
Pengalaman pribadi…:D
[reply this comment]
oggix reply on 24 February 2008:
ssstttt
thea reply on 25 February 2008:
Jadikan sabar dan salat sebagai penolongmu yaaa
phery reply on 4 March 2008:
apik kie, bener thea gix. SOlat yuk
Zee said
am February 22 2008 @ 9:28 am
Terlalu idealis mungkin salah juga. Sy sendiri baru sadar itu setelah dengar banyak cerita dr sana sini. Yang saya kira seharusnya sdh berkecukupan dapat bonus dll dr perusahaan bila berhasil dapat iklan, eh… ternyata dgn terang2an berani minta fee utk dia. Jd klo mau perush nya pasang iklan di vendor, vendor musti kasih dia sekian persen. Soal laporan?? Bisa diatur.
Dan ternyata HAMPIR SEMUANYA BEGITU, g ada lagi rasa malu ato gengsi. Percuma saja jabatan tinggi tp kelakuan mirip pungli di pasar.
[reply this comment]
oggix reply on 24 February 2008:
bobroknya negara kita ini
ridu said
am February 22 2008 @ 2:46 pm
walah.. prof,, kalo gitu banyak banget donk klasifikasinya, kalo berdasarkan klasifikasi profesor.. kalo dibikin buku tuh.. bisa sebanyak jumlah manusia itu sendiri halamannya.. hehehe…
emang manager gak dapet jatah yah??
[reply this comment]
oggix reply on 24 February 2008:
tp kan bisa diklasifikasikan secara global dlu. Au ah gelap
cempluk said
am February 22 2008 @ 4:12 pm
Apakah klasifikasi manusia ini ada kaitannya dengan si manager kah ??
*mode on : ingin tau..*
[reply this comment]
oggix reply on 24 February 2008:
keliatannya sih iya
-tikabanget- said
am February 23 2008 @ 5:58 am
coba tolong klasifikasiken sayah..
**lirik kulit yang setengah kuning setengah ijo**
[reply this comment]
oggix reply on 24 February 2008:
hmmm, klasifikasi mu “lulus”. Tujuanmu itu tho
Andi CihuY said
am February 23 2008 @ 8:13 am
wakakakaka…… berasa banget gi… emosi loe disini berasa banget… bener2 berasa… bener2 bentuk kekecewaan yg sangat dalam… kalo kata eyang gw… “sing sabar cah bagus….”, huhuhuhu….
pasti yg di jegal project yg nilainya milyaran yah… huhuhuhuhu….
[reply this comment]
oggix reply on 24 February 2008:
ughhh, milyaran dari hongkongg ?? receh om
Hair said
am February 23 2008 @ 1:24 pm
Kayaknya ada yang disindir nih?
[reply this comment]
oggix reply on 24 February 2008:
enggak kok
ridhocyber said
am February 23 2008 @ 3:13 pm
itu curhat ya gi? he he he
[reply this comment]
oggix reply on 24 February 2008:
hu uh
ridhocyber said
am February 23 2008 @ 3:24 pm
+ : Stop! Stop! Stop!
+ : Maanaaa Expresinya?????
- : siapa sih loe?
+ : Gw Manager yang baru?
+ : Loe Manager lama balik kebarisan sekarang…
+ : Kamera Rooolllll….
+ : Action!!!
Iklan banget….
tetap semangat mas ogi… maju terusss…
[reply this comment]
oggix reply on 24 February 2008:
lucuuuuuuuuuu ….. hahahhaha
yanworks said
am February 23 2008 @ 6:21 pm
“Professor Ogi” wah baru lulus S2 udah dapet gelar professor, cepet banget mas. Selamat2, kapan kita makan2nya lagi? hehehe.
[reply this comment]
oggix reply on 24 February 2008:
waks, nunggu pengangkatan resminya yah
BlogDokter said
am February 24 2008 @ 12:58 am
Memang saat ini yang beredar di bumi masih ada manusia ya?
[reply this comment]
oggix reply on 24 February 2008:
ada sih, di film2 gitu
josia said
am February 24 2008 @ 5:26 pm
wew..apakah ini adalah semacam “sentilan” internal perusahaan?
hanya Tuhan dan njenengan yang tau..
hihihi…
[reply this comment]
oggix reply on 25 February 2008:
kl internal ga perlu dimasukin disini
langsung aja cakar2an :))
Anak Medan said
am February 25 2008 @ 3:20 pm
hehehe… wajar kalau yang begituan mah… apalagi kalau kita gak setuju sama MarkUp … And, ini indonesia. Indonesianya gue, Indonesianya loe. Be ware!
[reply this comment]
phery said
am March 4 2008 @ 11:03 am
hajar sajaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
[reply this comment]
Klaten Online said
am April 22 2008 @ 2:22 pm
Hehehe… jadi mengingatkan masa lalu mas artikelnya…
[reply this comment]